Monday, 06 September, 2010

Latest News :Inaugurasi IFPPD ::

Inaugurasi IFPPD
Penulis : sumber : bkkbn
Untitled Document

Inaugurasi Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD)

JAKARTA (Pikas); Pembentukan Inaugurasi Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (IFPPD) dilatarbelakangi pemikiran bahwa kependudukan dan pembangunan merupakan masalah yang menuntut perhatian utama secara global. Masalah ini penting bagi Indonesia karena menurut UNDP dan Badan Pusat Statistik (BPS) Indeks Pembangunan Indonesia berada di urutan ke 102 dari 160 negara.

"Kaitan yang sangat erat antara persoalan kependudukan dengan pembangunan menuntut keseriusan dari semua pihak untuk mendorong terselenggaranya kebijakan-kebijakan pembangunan yang mendukung peningkatan kualitas kesejahteraan dan kapasitas penduduk," kata Perwakilan UNFPA Nezim Tumkaya di Jakarta.

Untuk itu beberapa anggota parlemen (DPR) memandang perlu untuk dibentuk Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (Indonesia Forum of Parliamentarians on Population and Development-IFPPD).

Forum yang diketuai dr Surya Chandra Surapaty MPH PhD ini mendapat dukungan dari pimpinan DPR dengan diterbitkannya SK Pimpinan DPR RI No 16/PIMP/I/2001/2002 tertanggal 22 Oktober 2001 tentang Pembentukan Forum.

Kehadiran IFPPD yang merupakan anggota AFPPD (Asian Forum of Parliamentarians on Population and Development) juga mendapat bantuan dari APPD dan UNFPA (organisasi PBB yang menangani dana kependudukan dunia) Jakarta dan asistensi dari BKKBN.

Forum Parlemen Indonesia telah melakukan rapat koordinasi pada pertengahan Februari 2002 untuk menyamakan visi dan misi serta menetapkan langkah strategis yang perlu dilakukan dalam menyikapi masalah kependudukan dan pembangunan di Indonesia.

Tujuan keberadaan Forum Parlemen Indonesia untuk memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan tiga fungsi DPR, yakni legilasi, bujet, dan pengawasan.

Visi IFPPD adalah terwujudnya penduduk yang berkualitas.

Sementara misi Forum memperkuat peran dan memasilitasi anggota Dewan dalam menjalankan fungsi legilasi, anggaran (bujet), dan pengawasan untuk mewujudkan penduduk yang berkualitas melalui pembangunan berkelanjutan.

Kemudian mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam mewujudkan penduduk yang berkualitas melalui pembangunan berkelanjutan, membangun kemitraan dengan institusi-institusi potensial dalam melaksanakan program-program Forum. Juga menjembatani hubungan antara DPR RI dan DPRD di provinsi, kabupaten maupun kota serta menjalin hubungan dengan parlemen sedunia untuk kependudukan dan pembangunan.

Kegiatan utama yang akan dilakukan Forum antara lain pengembangan institusi dengan melaksanakan konsolidasi dengan pihak trkait, inagurasi dan pembentukan forum dintingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Program utama yang akan dilaksanakan pengembangan kapasitas anggota, fasilitator advokasi, pengembangan kemitraan, serta media informasi dan komunikasi, kata Tumkaya.

Kegiatan nyata berlangsung pada Rabu 15 Mei 2002 di Pustaka Loka Gedung Nusantara IV DPR/MPR Senayan, Jakarta, dan acara tersebut dilanjutkan dengan seminar sehari mengenai kependudukan dan pembangunan berkelanjutan dengan nara sumber Prof Dr Prijono Tjiptoherijanto dan Dr Nezim Tumkaya. (004/P1)

Sumber :